FASE MEKAH
So, jangan menyerah :)
Di fase ini , Rasulullah lebih memfokuskan pada penyebaran Islam dan memperluas akses. Rasul mulai membangun dan menata peradaban Islam juga membuat piagam Madinah.sumber : shirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiyyur-Rahman Al-Mubarakfury
Inilah islam .. inilah jalanku.. inilah politikku..!!
Sejak kapan si politik itu ada ?
Semua aktivitas yang kita lakukan sehari-hari merupakan politik. Nah, sebelum ‘terjun’ ke dunia politik, mari kita ketahui apa pengertian dari kata politik itu sendiri. Secara bahasa, politik dalam bahasa Arab disebut as-siyasah berarti mengelola, mengatur, memerintah, dan melarang sesuatu. Dalam referensi barat, politik juga berarti pengelolaan manusia. Dalam kitab Mafahim Siyasiyah dijelaskan bahwa politik adalah ri’ayatusy syu’unil ummah alias pengaturan ummat. Adapun pengaturan urusan umat itu tidak melulu tentang urusan pemerintahan seperti sangkaan banyak orang, melainkan termasuk di dalamnya aspek ekonomi, pidana, sosial, pendidikan, dan lain-lain.
Adakah istilah dalam politik dalam Islam ?
Ternyata istilah politik itu tidak akan dapat kita temukan di dalam al-Qur’an. Lalu, apakah konsep politik dalam islam itu tidak ada? Ya, ini yang menjadi poin alasan bagi muslim yang menolak politik. Islam tidak mengenal politik, istilah politik tidak ada dalam Al-Qur’an. Sama seperti politik, istilah akidah juga tidak terdapat dalam al-Qur’an, tapi itu tidak berarti bahwa islam tidak mengenal konsep akidah. Begitu pun politik, dalam Al-Qur’an memang tidak ada istilah tersebut namun bukan berarti esensinya tidak ada. Ada banyak esensi politik dalam Al-Qur’an. Cekidot !
Q.S An-Nisa : 54
| ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia[311] yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar. |
| [311]. Yaitu: kenabian, Al Quran, dan kemenangan.Q.S Al-Hajj : 41(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.Q.S An-Nisa : 58Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. |
Kalimat-kalimat di atas mewakili makna politik bukan? Yaitu pengelolaan urusan manusia.
Apakah islam dapat bersanding dengan politik ?
Tentu dapat.. Rasulullah saw sangat intens mengajarkan prinsip2 politik, khusunya setelah hijrah ke kota Madinah. Rasulullah menbangun ulang konsep politik yang selama ini tersebar. Membangunnya dengan sentuhan islam yang lebih manusiawi, bernilai, dan rasional.
Sistem politik apa yang diinginkan Islam ?
Syekh Dr. Muhammad Al-Ghazali menjelaskan :
Islam tidak memberikan bentuk dan teknis tertentu untuk pemerintahan. Tapi islam hanyalah memberikan nilai moral yang digunakan untuk mengontrol dan nilai-nilai untuk melindungi. Bagaimana cara mengangkat pemimpin? Bagaimana menurunkannya? Bagaimana system pengontrolan dan pengawasannya? Apa saja perangkat untuk menerapkan syura? Bagaimana memutuskan perdebatan argument yang sama2 kuat? Bagaimana prosesi pelaksanaan syura agar berjalan tanpa kekerasan dan permusuhan? Di sinilah kesempatan setiap umat untuk ber-ijtihad. Untuk membuat system yang merealisasikannya dengan bebas.
Inilah perbedaan mendasar antara system, perangkat, bentuk, tujuan, dan referensi. Strandar yg Allah ajarkan itu ada pada esensi dan prinsip. Keduanya berasal dari wahyu illahi. Esensi dan prinsip politik yag tidak boleh berubah itu adalah nilai islam, bukan system dan bentuknya.
To be continued …
Sumber : Buku inilah politikku karya Muhammad elvandi
Buku muda luar biasa! Melek dunia, paham agama karya O. Solihin
